Ada
beberapa macam tes yang biasa dilakukan untuk mengetahui kehamilan secara lebih
akurat daripada tanda-tanda yang telah dipaparkan di atas. Berikut adalah
tes-tes tersebut.
1.
Tes Urine
Tes urine sering dilakukan karena mudah, murah, dan cukup
akurat. Tes urine dapat dilakukan menggunakan test pack tujuh hari
setelah terjadi proses ovulasi. Tes urine sendiri digunakan untuk mendeteksi
peningkatan HCG (Human Chorionic Gonadotrophin), yaitu hormon yang
diproduksi oleh plasenta begitu embrio menempel pada dinding rahim. Alat untung
melakukan tes urine dijual bebas dan penggunaannya sangat mudah hanya dengan
menampung urine Anda, kemudian memasukkan alat tersebut ke dalam urine selama
lima sampai sepuluh detik. Akan lebih baik jika tes ini dilakukan pagi hari
setelah bangun tidur sehingga urine yang dikeluarkan pekat dan banyak
mengandung HCl.
2.
Tes Darah
Sama dengan tes urine, tes darah juga dilakukan untuk
melihat peningkatan hormon HCG di dalam tubuh, hanya medianya saja yang
berbeda. Opsi ini lebih jarang dipilih daripada tes urine karena dibutuhkan
proses pengambilan darah dari dalam tubuh. Meski sedikit jumlahnya, banyak
orang yang takut akan jarum sehingga tes ini tak lebih populer digunakan
daripada tes urine.
3.
USG
Dengan USG, orang dapat memastikan kehamilan secara sangat
akurat karena dapat melihat embrio melalui layar USG. Tes ini sering dilakukan
meski sudah melakukan tes sebelumnya dan dinyatakan positif. Dengan tes ini,
tidak hanya keberadaan embrio yang bisa dilihat tetapi juga perkembangan embrio
tersebut apakah normal atau tidak.

0 komentar:
Posting Komentar